Dari Dunia Maya ke Dunia Nyata


Everything happens for a reason, kalimat ini rasanya begitu klise tapi anehnya aku mempercayainya. Karena kalau dipikir-pikir, semua hal yang terjadi pada hidupku ini memang selalu memiliki alasan di baliknya. Begitu pun pertemuan, ada yang sengaja pergi ada juga yang menetap. Seiring bertambahnya usia, banyaknya teman bukan menjadi tolak ukur untuk berkehidupan. Justru, semakin tua aku merasa mereka yang ada di sekitarku dan menetap memang adalah orang-orang yang benar-benar care. Tidak ada udang di balik batu, nggak ada maksud dan tujuan apapun selain untuk berteman dan peduli satu sama lain.

Untuk berada di titik menyadari bahwa orang-orang di sekitarku perlahan pergi dan berganti, ada begitu banyak pelajaran berharga yang sudah terlewati. Maka dari itu, aku belajar untuk menghargai siapapun yang kutemui dan tinggal di sisi. Salah satu contohnya adalah Mbak Endah, salah satu blogger yang akan menjadi pemeran utama dalam postingan ini. Pertemuan kami pun bahkan sebenarnya sangat konyol, tapi ya siapa sangka kalau beberapa waktu belakangan ini kami jadi makin sering berkomunikasi.

Mbak Endah, punya dua blog yang kebetulan dua-duanya aku sukai. Judulnya: Happiness Delight yang diambil dari jargon Chanyeol atau profile picture Instagram member EXO yang baru wamil kemarin itu. Blog keduanya adalah My Big Mini World. Kalau Happiness Delight merupakan blog tempat Mbak Endah menuangkan segala macam konten yang berkaitan dengan K-Pop, maka My Big Mini World merupakan blog yang berisi konten yang berkaitan dengan kepribadian Mbak Endah. Nggak kayak blog ini, isinya campur-campur palugada (apa lu minta, gue ada).

Kenapa saya menominasikan Mbak Endah sebagai blogger yang saya rekomendasikan? Sebenarnya alasan utamanya bukan karena dia teman saya sih tapi karena beberapa hal berikut ini:

  1. Bahasanya Sederhana
  2. Gaya bahasa yang digunakan Mbak Endah ini nggak ribet, Mbak Endah pandai memilih diksi yang membuat orang merasa nyaman membaca blognya lama-lama. Tapi informasi yang disampaikan ini lugas dan jelas, nggak terlalu banyak pakai majas tapi bikin orang mudah mengerti dan memahami apa yang dia maksud dalam tulisan-tulisannya. Jadi, kalau misal kita mencari tahu satu atau dua keyword via Google, bisa jadi blog Mbak Endah muncul di page one. Saya paling suka kalau Mbak Endah sudah mulai membahas variety show atau ngomongin asal muasal dia menyukai sesuatu di blognya, cara Mbak Endah menceritakan pengalaman-pengalaman itu polos dan apa adanya. Nggak jarang juga, Mbak Endah menyelipkan satu atau dua insider jokes dia tapi bisa bikin saya ketawa. Hal ini terjadi bahkan setelah kami cuma tahu doang via Twitter, jujur saya baru ketemu in person dengan Mbak Endah setelah dua tahun atau tiga tahun saling tahu di dunia maya.
  3. Sudut Pandangnya Menarik
  4. Selain bahasa yang digunakan Mbak Endah sederhana, sudut pandang Mbak Endah ini menarik menurut saya. Mengapa demikian? Karena saya dan Mbak Endah in real life memang kayaknya beda 180 derajat. Jadi, apa yang saya nggak tahu atau nggak berpikiran demikian ternyata dilihat dari sisi lain oleh Mbak Endah. Nggak jarang juga sih saya setuju dengan apa yang dia posting. Untuk soal ini, yang membuat saya menilai Mbak Endah memiliki sudut pandang yang berbeda adalah soal review film atau buku. Ada beberapa hal yang dituliskan Mbak Endah dengan perspektif yang berbeda dengan apa yang sudah saya miliki di otak saya.
  5. Bisa Bikin Saya Terpengaruh
  6. Karena poin 1 dan 2, blog Mbak Endah ini nggak jarang membuat saya terpengaruh. Nggak tahu sudah terhitung berapa kali saya terpengaruh sama tulisan Mbak Endah, dalam artian terpengaruh untuk ikutan nonton atau ikutan suka ya. Contohnya adalah nonton reality show Level Up Project di Ljubljana yang membuat saya akhirnya nonton reality show itu dan pergi ke Ljubljana, Slovenia. Lalu soal DAY6 juga, alasan terkuat saya tiba-tiba suka DAY6 adalah postingan konser DAY6 Mbak Endah. Gila memang gravitasi tulisan Mbak Endah bikin saya gampang kepengaruh xD (Mbak Endah kalau baca ini gak boleh ketawa, aku malu).
  7. Navigasi Blognya Mudah
  8. Yang terakhir dan menurut saya penting adalah navigasi blog. Saya tuh tipe orang yang nggak terlalu suka berkunjung ke blog orang kalau navigasinya susah atau loadingnya lambat, pasti langsung saya skip. Nah, blog Mbak Endah ini navigasinya tergolong mudah. Yah walaupun saya harus jujur kalau saya lebih suka template blog Mbak Endah yang dulu karena lebih ringan kalau loading. Dan template yang dulu itu sangat estetik soalnya warna blognya selaras dengan warna header dia.
Selain Mbak Endah, ada juga satu blog yang saya ingin perkenalkan ke dunia (halah), yaitu blog salah satu teman saya di Inggris, The Life of Freddy Fashridjal. Gaya menulis Mas Freddy dalam blognya ini cukup panjang jadi lebih terasa seperti halaman berita aktual daripada blog. Mas Freddy juga menuliskan blognya dalam bahasa Inggris. Apa yang bikin saya ingin merekomendasikan blog milik Mas Freddy? Lagi-lagi alasannya bukan karena dia teman saya tapi karena:
  1. Gaya Bercerita Yang Polos
  2. Meskipun menggunakan bahasa Inggris, kosakata yang digunakan Mas Freddy untuk menulis blog bukanlah kosakata yang susah untuk dimengerti. Justru, gayanya dalam menuliskan pengalamannya sangat polos dan detail. Berhubung saya anaknya memang visual, saya jadi mudah membayangkan apa yang Mas Freddy tuliskan dalam blognya. Jadinya seperti membaca esai, saya ikut jalan-jalan di cerita Mas Freddy. Apalagi, dalam setiap cerita Mas Freddy, dia selalu mendapatkan pengalaman menarik atau ditolong orang. Gayanya menulis ini benar-benar mencerminkan betapa baiknya dia terhadap orang lain dan betapa terbuka pikirannya terhadap orang-orang baru yang ditemuinya di perjalanannya.
  3. Bisa Jadi Bacaan Panjang
  4. Ciri khas Mas Freddy adalah membuat tulisan panjang. Kalau tulisan saya kata Mbak Endah sudah panjang, Mas Freddy lebih panjang lagi. Saya nggak pernah menghitung persis berapa ribu kata yang ditulis oleh Mas Freddy, yang jelas satu blog post minimal bisa dibaca lebih dari 10 menit. Menurut saya, Mas Freddy adalah orang yang fokus dengan gaya penulisannya ini. Dia memang tipe orang yang jarang ngepost postingan blog, tapi sekali posting dia pasti sudah menyimpan tulisan tersebut di draft atau memang sengaja meluangkan waktunya untuk menulis postingan panjang tersebut. Jadi ya, kalau kalian butuh bacaan panjang bisa banget mampir ke blog Mas Freddy.
  5. Sudut Pandang Soal Diversity dan Passionnya
  6. Sejak bertemu dengan Mas Freddy dan kami juga sempat jalan-jalan bareng di beberapa kesempatan, Mas Freddy selalu menekankan ketakjubannya pada diversity. Mungkin karena Mas Freddy memang pernah berpindah-pindah domisili, jadi dia terbiasa bertemu dengan banyak orang yang berbeda. Beda dengan saya yang menghabiskan 2 dekade di Malang, ketemunya ya orang rumah atau teman-teman yang sejenis (Jawa, dari kota kecil) dengan saya. Dalam tulisannya pun, Mas Freddy menekankan betapa pentingnya diversity serta menghargai orang lain yang berbeda dari kita. Mengapa diversity itu penting? Kalau dari kacamata Behavioral Science, keragaman dapat menciptakan bermacam gagasan sehingga dapat membuat kita berpikir lebih maju. Tentu saja dengan catatan, kita mau terbuka pada perbedaan tersebut. Mas Freddy juga suka menulis hal-hal yang menjadi passion dia, soal urban development misalnya. Jadi, buat kalian yang ingin mendapatkan perpektif baru soal meningkatkan kesejahteraan Indonesia mungkin bisa tertarik untuk berkunjung ke blog Mas Freddy.
Seperti yang sudah saya bicarakan di awal postingan ini, orang-orang yang saya temui selalu membawa alasan. Dua orang yang saya rekomendasikan di blog ini juga memberikan alasan bagi saya. Alasan untuk memandang hidup dari sisi lain yang saya nggak tahu. Alasan untuk terus bersyukur bahwa saya dipertemukan dengan orang-orang yang baik. Serta alasan untuk tahu bahwa saya nggak sendirian di dunia ini, saya punya teman-teman yang baik. Teman-teman dengan isi otak yang menakjubkan. Mungkin paragraf ini terdengar agak dilebih-lebihkan ya? Tapi ini sebenarnya adalah apa yang saya pikirkan dari lubuk pikiran saya.

Kadang saya suka lupa kalau kita bisa belajar dari manapun, kadang saya lupa bahwa the world doesn't revolve around me. Agar selalu menapakkan kaki di bumi yang berputar dan terhibur jika sedang sedih, nggak ada salahnya juga bagi kalian untuk berkunjung ke blog dari dua orang teman saya yang sudah saya tulis di postingan ini ya.

Tulisan ini disubmit untuk CR Challenge #3 dari Mbak Eno yang juga sering blogwalking ke blog saya. Makasih sudah sering blogwalking ya Mbak :)

Comments

  1. Enggak aku nggak ketawa Gis, aku terbang sambil menangis membacanya T__________T terima kasih atas apresiasinya, mana gambar postingan pake fotonya Brian T__________T diam-diam suka ya kamu sama dia? *digampar*

    Alasan ganti theme adalah theme bawaan blogger kurang kece kalau di blog wkwk, sama ini lho harus utak-atik html untuk menampilkan fitur tertentu atau membuat gambar bisa fit in(?), hamba tyda shanggup wkwkwk.

    Maaci sudah berteman denganku dan anak kamar sebelah. <3

    ReplyDelete
  2. Halo mbak Gista, salam kenal😊 Aku udah masukin blog mbak ke reading list sejak event CR Challenge kak Eno bulan Maret lalu, tapi baru punya kesempatan untuk baca sekarang😂

    Terima kasih untuk rekomendasi blognya, mbak! Aku kenal mbak Endah di blog belum lama ini, tapi aku setuju banget dengan apa yg mbak tulis. Sejauh ini aku selalu tertarik dengan blog mbak Endah karena bahasanya yang enak dibaca, apalagi kalau menjelaskan atau mereview sesuatu pasti detail. Namun detail-nya itu tetep nggak berasa spoiler, malah yang ada jadi makin penasaran sama apa yg direview oleh mbak Endah. Dan terima kasih juga untuk rekomendasi blognya mas Freddy😁 Kebetulan selama ini aku selalu susah nemu blogger luar yang masih aktif, makanya cuma punya list beberapa, hoho🤧

    Semoga sehat selalu, mbak!

    ReplyDelete

Post a comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)

In a moment, I can't reply your comments due to error in my account when replying. But I make sure that I read every single comment you leave here :)