Skip to main content

Posts

Featured

Renungan, Keluhan, dan Arti Bersyukur

Sudah lama sejak terakhir kali aku curhat di blog ini. Karena fungsi blog ini sudah mulai agak komersil dan informatif, aku jadi alpa dalam menuliskan keresahan di sini. Rasanya seperti sudah bukan tempatnya lagi untuk menulis hal-hal yang berkenaan dengan pribadiku. Sebenarnya aku punya platform lain untuk meninggalkan keluh kesah. Namun karena satu dan lain hal, kali ini aku akan membuka diriku kembali pada pembaca setia blog ini. Tujuannya mungkin agar aku lebih membumi dan siapapun dari kalian yang membaca tulisan ini, akan jadi lebih dekat denganku.
Beberapa waktu terakhir aku kerap kali berpikir, "Apakah aku sudah mengambil keputusan yang tepat?" Tepat dalam hal memilih jalan karir, tepat dalam mengambil tindakan apapun hingga hari ini. Aku sudah sering menyinggung bahwa aku bukanlah orang yang dengan mudah menyesali apapun keputusanku. Kalau memang ujung-ujungnya keputusan itu merugikanku, ya aku sudah siap bertanggung jawab penuh atas konsekuensinya. Kasus terbaru a…

Latest posts

Tren Cafe 'Kopi Senja', Gelas Plastik, dan Kapitalisme

What Go-jek Needs to Learn from Deliveroo and UberEats

Between Loving, Hating, and The Acceptance

Leeds, Yorkshire, dan Knaresborough

38 Days of Finding The Meaning of a Decision

Mengingat London: Sistem Perkuliahan Master di Inggris