Review Album: The Book of Us: Gluon [2020]


Ini merupakan comeback kedua DAY6 yang kualami, sebenarnya lebih tepat disebut sebagai debut unit. Karena pada comeback kali ini, dua orang yang sangat aku sayangi yaitu Park Sungjin dan Park Jaehyung tidak ikut serta dalam pembuatan albumnya. Masih ingat kan saat aku me-review The Book of Us: The Demon, mereka dikabarkan tidak sehat dan terkena gejala anxiety? Sudah 5 bulan berlalu namun nampaknya keduanya masih belum pulih betul untuk melakukan aktivitas grup.

Park Sungjin masih menghilang sama sekali, nggak ada kabar sedikitpun. Sementara Jae sudah kembali main sosial media sejak beberapa waktu lalu, menyapa penggemar. Namun selalu ada saja masalah yang melanda ketika Jae aktif di sosial media dan kini dia aktif main game di siaran Twitch. Entah kenapa, sejak aku nyemplung ke dunia per-DAY6-an ini terlalu banyak drama yang hadir. Aku jadi merasa bahwa aku membawa sial untuk grup yang baru saja mencicipi puncak kejayaan mereka ini.

Hari ini tepat di akhir bulan Agustus, DAY6 mendebutkan unit baru yang sempat membuatku merasa gusar. Mengapa harus mendebutkan unit alih-alih memberi mereka waktu untuk beristirahat sembari menunggu Parkbros sembuh? Rupanya JYP memiliki pertimbangan lain. Di Korea, DAY6 sudah mulai dikenal orang, momen seperti itu akan terbuang sia-sia bila jadwal comeback DAY6 diundur karena dua membernya sakit. Jadilah JYP mendebutkan Even of DAY dengan album bertajuk Gluon, masih menjadi lanjutan dari The Book of Us series.

Gluon ini masih menggunakan teori fisika, yang mana artinya molekul-molekul saling berikatan seperti ada lem di antara mereka. Itu pesan yang ingin disampaikan DAY6 dalam album ini, bahwa memang nggak ada yang bisa memisahkan DAY6 (antar member) dan juga MyDay. Tagline albumnya saja Nothing Can Tear Us Apart. Bahwa bagaimanapun DAY6 ya isinya 5 orang, satu. DAY6 dan MyDay akan selalu berjalan beriringan. Apakah cuma sampai sini bapernya? Oh tidak pemirsa.

Seperti biasa, DAY6 jago banget bikin anak gadis menangis. Lewat title track berjudul Where the sea sleeps 파도가 끝나는 곳까지, DAY6 seolah-olah curhat bahwa masalah yang sedang tengah mereka hadapi saat ini justru menjadi sebuah batu loncatan, sebuah titik dimana masalah dan drama fandom ini nggak akan membuat DAY6 atau MyDay terpecah belah. Bahwa setelah ada badai pasti ada pelangi. Bahkan MVnya dikemas sedemikian rupa dan mampu bikin anak gadis menangis. Yang aku apresiasi lagi dari lagu ini adalah layering suara Brian setelah reff kedua. Dahlah, memang anak orang satu ini suaranya versatile banget.


Konsep comeback kali ini cukup berbeda dan unik daripada yang biasa DAY6 lakukan. Awalnya aku menduga bahwa pembentukan subunit ini juga terburu-buru. Sebenarnya sudah ada jadwal comeback OT5 yang ditetapkan JYP, namun karena keadaan jadi terpaksa yang comeback hanyalah tiga orang yakni Young K, Wonpil, dan Dowoon. Format albumnya saja cukup berbeda dengan format album DAY6 biasanya. Terdapat Intro, Outro, dan Interlude, mirip rilisan Bangtan di era HYYH dan juga NCT Empathy. Track yang panjangnya full 3-4 menit hanya ada tiga yakni: Landed, Where the sea sleeps, dan Thank You. 4 lainnya merupakan track singkat yang dinyanyikan juga oleh Denimalz. Bikin penasaran kan gimana suara Denimalz? Suaranya seperti Alvin and The Chipmunks kok. Tapi track yang dinyanyikan Denimalz ini lebih banyak instrumennya daripada vokalnya.

Album Gluon ini juga berbeda dari segi musikalitas dan instrumen. Ya gimana dong? Rhythm guitar dan melody guitarnya absen, akhirnya diganti dengan lebih banyak beat elektronik. Hal ini juga sudah dijelaskan oleh para member, seperti Dowoon yang bilang dia banyak bermain di drum pad untuk menggarap album ini demi menghasilkan suara elektronik. Wonpil juga banyak menyumbang suara synthesizer. Ngomong-ngomong soal synth, 80s synth kembali lagi ke album DAY6 lewat track Landed.

Sejak mendengar album samplernya, Landed sudah mencuri perhatianku. Sebabnya ada vibe retro dan rock n roll 80-an di dalam lagunya, tipe yang bakal aku suka banget. Dan aku tidak salah. Walaupun sebenarnya ketika mendengarkan album sampler Gluon ini setelahnya perasaanku agak mixed feeling, antara suka dan tidak suka, antara excited dan disappointed.

Memang comeback-an DAY6 ini semakin lama semakin menguras hati dan pikiran. Rasanya lelah harus battling terus dengan pikiran-pikiran negatif soal Parkbros. Tapi harus tetap mendukung DAY6, karena aku bukan fans akgae.


Lagu Landed ini sedikit banyak mengingatkanku pada lagu Sing Street, synthnya kental banget. Sementara untuk bass Young K, sejujurnya aku nggak terlalu memperhatikan/mendengarkan dengan baik. Sebelum rilis album, dia sempat membuat pernyataan bahwa bass-nya akan menggantikan suara gitar tapi aku masih tidak mendengarkan suara bass yang berubah jadi gitar itu. Hanya saja mereka tidak bohong kalau album ini lebih didominasi oleh suara elektronik. Dan aku nggak protes.

Semua track singkat yang ikut dinyanyikan oleh Denimalz bakal membawamu ke masa kecil. Instrumennya lebih cocok untuk kartun-kartun lucu seperti Doraemon atau P-Man di eranya. Nggak heran bila MV Where the sea sleeps menggunakan pemeran Denimalz alih-alih tiga member yang sedang debut di Even of Day ini. Dan jujur aku suka ke-empat tracknya. Lucu sekaligus memberikan kesan healing. Setelah bersedih-sedih ria dengan Where the sea sleeps, track-track Denimalz bakal bikin kamu ketawa getir karena kebayang betapa lucunya mereka kalau nyanyi. Fix aku ngefans sama Denimalz :"


Dua comeback DAY6 ini terasa begitu personal bagiku. Mengapa demikian? Comeback sebelumnya sangat berkaitan dengan kehidupanku yang begitu-begitu saja, terjebak rutinitas. Ditambah lagi nggak jauh dari comeback, dua orang yang paling kusayang dikabarkan sakit. Makinlah aku merasa sangat sedih. Kali ini juga begitu. Personal karena dua member yang paling kusayang nggak ikutan dalam pengerjaan album ini. Personal karena title tracknya seolah-olah meminta agar siapapun yang sedang mencintai DAY6 sekarang untuk tinggal dan tidak pergi.

Iya, iya, aku nggak pergi kok.

Selanjutnya track full-length ketiga di album Gluon ini adalah Thank You, masih berasa banget synth 80s-nya. Seperti yang sudah-sudah, DAY6 memang nggak pernah mengecewakan. Ajaib banget lagu-lagu mereka bisa diterima kuping dengan baik, nggak pernah membuatku nggak suka sama lagunya. Aku selalu suka lagu-lagu mereka. Untuk lagu Thank You ini lebih slow daripada Landed namun masih lebih ceria dibandingkan dengan Where the sea sleeps. Semoga dengan rilisnya Gluon ini, trio Even of Day puas dengan hasil kerja mereka. Dan semoga hyungdeul Park Sungjin dan Park Jaehyung bangga dengan hasil kerja adik-adik mereka ini. Hiks.


Yang paling berkesan dari comeback kali ini adalah konsep MV yang bikin orang nangis bombay. Memang sih pemerannya Denimalz, bukan para member tapi konsep cerita MV ini lho kok pas banget sama lirik dan kondisi yang terjadi. Siapa yang nggak nangis bombay? Aku tuh nggak bisa diginiin :"

Dikisahkan para astronot Denimalz Pil, Ke, dan Don berada di luar angkasa namun belum bisa melanjutkan perjalanan karena pesawatnya rusak. Satu masalah terselesaikan, Ke dan Pil memperbaiki pesawat itu sementara Don jadi tim penghibur. Nggak papa karena Don maknae, bikin suasana bahagia jadi dimaafkan. Pas pesawat sudah bisa jalan, ternyata mereka nggak langsung bisa menuju tujuan mereka. Mungkin tujuan ini adalah kesuksesan atau tempat untuk pulang? Metafora banget lah pokoknya. Eh di perjalanan mereka harus melewati sabuk meteor. Pesawat mereka dihantam oleh meteor-meteor ini. Dan di sinilah yang paling menyedihkan, terdapat adegan Don memeluk Jje dan Bang :"

JJE DAN BANG MUNCUL DI DEPAN AJA UDAH BIKIN AKU NANGIS. APALAGI ADA FOTO TANGAN MEREKA BERLIMA UE UE UE UE SEDIH BANGET YA ALLAH. SAMPE SEKARANG MASIH NANGIS.

Ketika pesawat hancur lebur, si Don, Ke, dan Pil terlempar hingga masuk ke lingkaran orbit sebuah planet dan tenggelam di laut. Di saat itu, Pil seolah-olah digambarkan meninggal ternyata nggak itu cuma mimpi. Di dalam mimpi itu, Pil berada di perahu sendirian tapi ternyata dia tidak sendirian. ADA 5 MEMBER LENGKAP!! YA ALLAH ITU JJE KENAPA LUCU BANGET LOMPAT-LOMPAT TAPI MALAH BIKIN AKU MAKIN SEDIH.

Pil lalu sadar dan sembari Ke melihat kompas yang berlogo MyDay, akhirnya Pil, Ke, dan Don sampai di tepian lautan tempat tujuan mereka. 

Sumpah ya ini siapapun yang mikirn konsep comeback kali ini sangat aku apresiasi, terus Studio J juga akhirnya bisa kasih promosi yang bener ke anak-anak DAY6. Tapi kok ya kalian tega banget bikin anak gadis menangis :"


Begitulah, sekian ringkasan review album Gluon kali ini. Mungkin nggak terlalu bahas albumnya tapi bahas baper-baperannya tapi semoga siapapun yang baca postingan ini terhibur :"

Dan jangan lupa streaming, aku kasih linknya di bawah ini. Stan talent, stan DAY6!

Comments