Skip to main content

Posts

Featured

"Dating Around": a Guide for Blind-Dating Culture

Suatu hari, Mas Adjuy bertanya di grup chat kira-kira ada tayangan bagus dan binge-worthy tidak? Mulanya Mas Adjuy bertanya soal SKY Castle tapi aku jelaskan bahwa tayangan tersebut cukup berat dan agak bikin frustasi. Lalu muncullah Mbak Ayod yang nimbrung dengan jawaban Dating Around. Netflix series satu ini lebih tepat disebut sebagai reality show ketimbang series. Konsep acaranya adalah dokumentasi blind date seseorang, tidak ada wawancara khusus pada lakon utama, intinya mengenai kultur Blind Dating yang tidak biasa di Indonesia. Karena aku sedang tertarik dengan Blind Dating (dan mencari jodoh) akhirnya aku tonton juga Dating Around.
Dating Around terdiri dari 6 episode dengan durasi masing-masing 25-30 menit. Cast dari acara ini juga cukup diverse, mulai dari pria heteroseksual, janda, gay, hingga duda tua. Oleh sebab itu aku hanya butuh waktu dua hingga tiga hari untuk menamatkan acara Dating Around ini.
Bersetting di Kota New York, Luke tengah mencoba blind dating dengan 5 o…

Latest posts

Upside Down World Jawa Timur Park 3: Kaki di Kepala, Kepala di Kaki

Mengingat London: Sistem Pembayaran #Hari2Jenius

Resensi Film: Captain Marvel [2019]

C for Cupcakes and Coffee: Kafe Imut Instagenic di Utara Jakarta