When Jung Meets Jung in TVXQ! #with Circle in Jakarta


"Gista, coba tonton deh comeback terbaru DBSK. Nampyeon-nampyeonku ganteng banget," tulis Mbak Ayod di LINE tahun lalu. Saat itu aku masih belum terlalu mempedulikan DBSK (TVXQ!) karena aku terlalu berfokus di fandomku sendiri, EXO. Sejak menjadi fans K-Pop hampir 11 tahun yang lalu, aku belum pernah sekalipun menyukai DBSK. Bagiku, DBSK just another SM boy group. Namun tahun 2018 lalu, Mbak Ayod mengubah pandanganku pada grup paling senior di SM entertainment ini.

The Chance of Love dengan title track berjudul sama telah membuatku jatuh cinta pada duo U-Know Yunho dan Max Changmin. Ternyata dua orang dengan kepribadian berkebalikan ini not just another SM boy group. Bahkan aku pun baru sadar bahwa grup yang debut tahun 2003 ini memang se-legendaris itu dari segi apapun. Padahal ketika aku mengenal mereka lewat We Are (OST. One Piece) dan Mirotic, aku tidak menyadari betapa bagusnya harmonisasi vokal mereka (dulu ketika masih berlima). Tersadar akan keaalpaanku pada Mas-Mas yang baru pulang wamil ini, aku melacak jejak, aku kembali menonton dan mendengarkan lagu-lagu lama mereka. Dari situlah aku mengerti bahwa aku sudah melewatkan salah satu berlian kebanggan SM entertainment ini.

Seperti yang sering kubilang, aku sangat mensyukuri pertemuan dan perpisahan di hidupku. Oleh sebab itu, aku juga bersyukur karena telah dipertemukan dengan Mbak Ayod dan influence-nya sehingga menjadikanku contaminated Cassie. Kalau tidak karena bombardir chat LINE-nya saat DBSK comeback dengan TCOL itu mungkin aku akan selalu mengabaikan eksistensi Yunho dan Changmin, tak peduli seberapa banyak pendapatan yang telah mereka sumbangkan untuk SM entertainment, untuk menghidupi EXO dan NCT-ku. Kalau tidak karena setiap kali aku ke Uxbridge tahun lalu selalu disuguhi dengan variety show DBSK di Jepang, diajak streaming konser mewah mereka di Tokyo Dome, atau sekedar nonton I Live Alone dan 72 hours.

Untuk kali pertama, akhirnya aku dan Mbak Ayod memiliki common idol untuk fangirling bersama.

TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
Sebelum mengenal Mbak Ayodd, sebenarnya aku sudah terpapar dengan konten-konten DBSK karena aku mengenal Mbak Adis sewaktu masih bekerja sebagai jurnalis. Apalagi Mbak Adis hampir tidak pernah alpa bercerita soal Yunho dan aku sekali-kali melihat wallpaper Jaejoong di komputer yang digunakan olehnya. Namun waktu itu aku masih sangat fokus pada NCT sehingga pesona Om-Om DBSK belum berhasil mempengaruhi diriku. Ditambah lagi saat itu Changmin dan Yunho sedang hiatus wajib militer. Baru setelah 15 tahun, comeback dengan konsep yang disebut-sebut paripurna oleh Mbak Ayodd (dan aku mengakui hal ini), DBSK finally snatched my heart!!

While everybody had DBSK as their first love, DBSK might be my last love as a K-Pop fans. Kayaknya setelah DBSK, nggak ada lagi grup-grup muda yang bakal aku stan selain grup yang sudah ada dan sudah kuikuti.

Kepalang basah nyemplung sebagai contaminated Cassieopeia, keberuntungan sepertinya mengikuti ketidaksengajaanku menyukai Om-Om ini. Tepat setelah aku menyelesaikan studi di Inggris, DBSK dirumorkan akan menyelenggarakan konser di Indonesia. Rumor ini muncul setelah salah seorang promotor memberi kode-kode seperti #CodeRed dan menyebar kuesioner via Instagram soal animo fans K-Pop bila grup kebanggaan SM ini datang ke Indonesia. Sebelumnya, Mbak Ayodd sempat galau karena DBSK akan menyelenggarakan konser di Thailand. Kala itu Mbak Ayodd sudah berancang-ancang mengambil Global Package tapi tidak jadi karena timingnya tidak tepat dengan rencana hidupnya. Aku hanya bisa menyemangati Mbak Ayodd, nampaknya kegalauan Mbak Ayodd terbalaskan dengan berita bahwa DBSK akan benar-benar melangsungkan konser solo pertama di Indonesia!

Berita fix-nya konser DBSK ini juga kudapatkan dari Mbak Ayodd. Saat itu aku tengah sibuk berkutat dengan wajib militer dan orientasi di pekerjaan baru. Sebenarnya bila perhitunganku tepat, aku bisa ikut Mbak Ayodd nonton konser DBSK ini. Namun karena banyak hal (termasuk kebodohanku), aku jadi pasrah dan hampir saja merelakan kesempatan untuk nonton konser sekali dalam hampir dua dekade ini. "Aku beneran lagi nggak ada duit nih Mbak Ayodd, kayaknya bakal skip dulu deh. Mbak Ayodd nonton aja gakpapa, aku kapan-kapan aja," ujarku waktu itu. Pasrah. Impianku untuk menemani Mbak Ayodd nonton nampyeon-nampyeon kesayangannya terhempas begitu saja.

TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
Tapi bukan Agista namanya kalau tidak beruntung. Sesuai dengan ucapan salah satu kawanku, aku ini memang Lucky Bastard alias Bajingan yang Beruntung. H-4 konser, tiba-tiba Mbak Adis mengabarkanku bahwa akan ada kuis yang berhadiah tiket konser DBSK. Tanpa pikir panjang dan tidak peduli akan dapat section mana, aku mengiyakan tawaran Mbak Adis untuk mengikuti kuis tersebut. Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas bertemu dengan Mas-Mas DBSK tentunya, apalagi Mas Jung yang nama belakangnya kupinjam sebagai nama trendy-ku (kalau aku jadi influencer atau penulis nanti). Dan benar saja, aku berhasil mendapatkan tiket section Green B dari kuis tersebut.

Untuk pertama kalinya juga selama menjadi pemotor di Jakarta dalam kurun waktu satu bulan ini aku tidak tersesat. Mungkin ini memang keberuntungan beruntun dari kedatangan DBSK, aku berhasil menemukan kantor KapanLagi.com di Menteng tanpa tersesat sama sekali. Meskipun aku tidak berhasil bertemu dengan Mas Changmin yang desas-desusnya akan berkunjung ke SM Entertainment Indonesia di Mal FX, Jakarta. Padahal aku sengaja menyusul Mbak Adis dan temannya lalu menunggu kehadiran Mas Changmin selama hampir 1/4 hari.

Begitu berhasil mendapatkan tiket, aku langsung menghubungi Mbak Ayodd bahwa pada akhirnya aku bisa memenuhi janjiku ikut nonton konser DBSK meski beda section. Yang membuatku lebih senang lagi adalah aku sekarang tinggal di Jakarta. Mobilitas menuju venue ratusan konser K-Pop di ICE BSD Tangerang tak jadi masalah, apalagi rumah indekos yang aku tempati juga sangat dekat dari stasiun KRL. Memang butuh cukup usaha untuk mencapai Tangerang karena aku harus ganti kereta dua kali di Manggarai dan Tanah Abang. Namun tak mengapa, total biaya yang aku keluarkan sebagai ongkos transportasi hanya Rp 6.000 saja plus Go-Jek Rp 6.000 juga karena aku mendapatkan promo. Beruntung kan?

Eh, keberuntunganku tak berhenti di situ saja. Di venue aku mendapatkan nasi bakar dari Fanbase Cassieopeia yang baik hati dan bermacam freebies. Jadi walaupun aku datang pagi betul karena berangkat jam 7 dari kosan dan belum sarapan, perutku tidak terbiarkan kosong. Bagaimana mau kosong? Para cassies yang ada di venue selalu bagi-bagi makanan sehingga aku tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun untuk makan di hari konser itu. Untuk mbak-mbak fanbase cassies, terima kasih banyak karena sudah peduli pada kami dan memberi kami banyak freebies dan makanan.

TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
Freebies yang diberikan oleh Cassies bermacam-macam, ada yang photocard biasa, photocard seukuran poster, Nasi Bakar (ini the best sih), Pie Susu, hingga Granny Starter Pack berisi koyo, permen, dan Tolak Angin. Maklum karena yang datang memang K-Popers angkatan lama, stamina sudah tidak lagi sama seperti saat muda dulu. Bagiku sendiri, justru karena barengan dengan K-Popers angkatan lama rasanya jadi lebih kekeluargaan dan lebih kondusif. Sangat berbeda ketika aku menonton Eyes On You tahun lalu di venue yang sama.

Yang membuatku lebih takjub lagi adalah kehadiran Mamak-Mamak Big East. Benar adanya bahwa Yunho itu menarik perhatian wanita paruh baya karena sopan santun, kharisma, dan kerja kerasnya. Dibandingkan dengan grup muda, kehadiran Mamak-Mamak Jepun necis ini betul-betul membuatku makin terkesan. Di usia yang sudah tak lagi muda, Oba-san ini ngebela-belain datang dari Jepang, panas-panasan antre di depan gerbang, dan tidak lupa ikut berburu freebies juga. Lucu tapi juga imut dan mengharukan banget!

Sebelum konser, waktu mengantreku tidak sia-sia karena aku berkumpul bersama Cassies-Cassies Indonesia yang saling bertukar cerita. Rata-rata mereka adalah orang-orang yang juga nonton SM Town di GBK pada tahun 2012 lalu. Pembicaraan seperti: "Anjir sudah 7 tahun! Bayangkan 7 tahun yang lalu!" sudah sering sekali diucapkan Sabtu kemarin. Hal ini membuktikan bahwa berapapun lamanya, mereka akan selalu menunggu DBSK datang. Loyalitas tanpa batas!

Jujur, aku merasa sangat bahagia dan tenteram sebelum dan sesudah konser DBSK kemarin. Sepanjang antre di depan gerbang, tidak ada yang namanya fans tidak tertib. Meskipun sebenarnya ada sejumlah orang yang menyerobot antreanku (dan Mbak Adis). Namun pada dasarnya karena rata-rata adalah fans angkatan lama disertai dengan aktifnya partisipasi fanbase Cassie yang ikut menertibkan keramaian, suasana konser aman dan nyaman. Tidak ada dorong-mendorong, tidak ada penonton yang mengambil video dengan lebay dan mengganggu. Yang paling penting promotor menyediakan servis yang sangat memuaskan, konser dilaksanakan ON TIME! Pemeriksaan tidak berlebihan, barisan per section rapi sekali, kru ramah-ramah. Dan aduh pokoknya sangat menyenangkan dan membahagiakan deh. Kalau boleh dicari, satu kesalahan promotor adalah membuka gate depan terlalu sore. Seharusnya gate dibuka agak lebih siang dan penonton dibiarkan mengantre lagi sebelum masuk ke gate stage. Dengan demikian foodtruck tidak sia-sia datang dan dagangan mereka masih akan terbeli.

TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
Akhirnya pukul setengah 7 konser dimulai, setepat waktu itu. Konser diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya setelah para fans ikutan menyanyikan lagu-lagu DBSK yang diputar sebelum konser dimulai. Rasa grogi, deg-degan, bahagia, dan terharu ketika masuk venue konser bercampur jadi satu. Untuk kali pertama aku tidak merasa bahwa aku dengan sadar akan jadi saksi kehadiran DBSK di Indonesia. Rasa deg-degannya berbeda ketika aku nonton konser GOT7 tahun lalu. Tahun lalu aku tidak se-nervous ini. Di dalam venue, tanganku terus berkeringat dan gemetaran. Apalagi aku dapat row paling depan dan menempel pagar. Yang paling tidak kusangka lagi adalah jarak panggung yang sangat dekat bahkan untuk ukuran section festival paling murah, Green.

Sudah dapat tiket gratis, dapat row paling depan pula. Kurang beruntung apalagi aku? Apalagi Mbak Ayodd yang mendapatkan row paling depan juga meski datang cukup telat yakni jam 4 sore.

Hingga konser dimulai, sebenarnya tidak terlalu banyak orang. Section Red dan Purple masih banyak space kosong sehingga membuatku agak sangsi. Aku takut kalau-kalau Yunho dan Changmin akan jadi kecewa karena antusiasme fans tidak sesuai harapan mereka. Namun aku salah! Terlepas dari jumlah penonton yang tidak se-padat Eyes On You, Yunho dan Changmin tetap memberikan performa terbaik mereka.

Kemunculan DBSK setelah lagu Indonesia Raya dan VCR ini membuatku sangat terpana! Di setlist pertama mereka berpenampilan layaknya Gentlemen dan membawakan lagu: Bounce, Something, Top of The World, Truth, dan ditutup dengan Love Line. Sejak awal penampilan, DBSK tampil enerjik, menggebrak, dan kharismatik. Apalagi di performa Something. Mereka benar-benar menampilkan koreografi seperti yang kutonton di Music Show Korea. Seniat itu! Se-total itu! Ini baru setlist pertama lho. Di dalam venue, aku tiba-tiba berubah menjadi orang alim yang tak alpa menyebutkan kalimat dzikir seperti "Subhanallah!", "Astagfirullah!", "Masya Allah!", "Ya Allah!". Rasa-rasanya aku tidak menonton konser K-Pop tapi diba'an saking terpesonanya dengan kegantengan dan performa enerjik yang meledak-ledak yang disuguhkan DBSK. Berhubung aku adalah fans baru, aku ikut menari dan menyanyi di lagu-lagu yang aku kenali seperti Something, Truth, dan Love Line. Sementara di Bounce dan Top of The World aku hanya ikutan bergumam terutama di bagian refrain.

Rasa takjubku masih belum usai ketika setlist kedua dimulai dengan penampilan solo Yunho, Follow. Diikuti dengan THE CHANCE OF LOVE lagu yang membuatku terjun bebas menjadi contaminated Cassie. Apalagi performa TCOL adalah versi remix yang sempat ditampilkan di Gayo Daejun dan membuat Xiumin mangap. Sama seperti Xiumin, aku mangap dan terpesona maksimal saat Changmin hit the high note. Yokshi, Shim Changmin memang andalan SM entertainment. Tidak salah memang bila Lee Soo Man sangat menyayangi grup ini dan tidak salah juga kalau orang-orang menyebut bahwa DBSK adalah grup senior paling legendaris atau Rajanya K-Pop. Dilihat dari sisi manapun, kualitas DBSK hampir tidak bisa dilampaui oleh siapapun bahkan EXO.

TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
Suasana semakin menggila ketika Para Dewa Dari Timur ini maju ke stage bagian depan. Untuk kali ke-sekian dalam hidupku, aku starstruck parah pada manusia. Bila aku pernah starstruck sedemikian rupa pada anak-anak GOT7 dan EXO di Music Bank tahun lalu, kali ini Om-Om DBSK membuatku hampir tidak bisa berkata-kata. Yunho dan Changmin memang seganteng itu! Untuk ukuran Korea saja, Changmin dibilang ganteng. APALAGI UNTUK UKURAN ORANG INDONESIA. Kegantengan Changmin sungguh tidak nyata dan tidak manusiawi. Sampai sekarang rasanya masih mimpi melihat Changmin perform, nyanyi live dengan suara stabil, dan tampil se-ganteng se-mempesona itu. Yunho tak kalah dari Changmin, dia se-kharismatik itu, penuh passion, dan energi. Sumpah Mas-Mas ini rasanya tiada pernah lelah meski tampil 2,5 jam bernyanyi dan menari full dengan performa terbaik.

Ketika Mas-Mas in membawakan setlist kedua dengan pakaian dominan putih, krem pastel, dan celana kulit, penonton makin heboh. Apalagi saat keduanya sama-sama melepas jaket di tengah performa Before U Go dan Lazybones. Sungguh tidak ada kesia-siaan dalam setiap penampilan mereka. Bahkan kadang saking mesmerized-nya dengan penampilan Mas-Mas ini ditambah lagi sibuk nge-rekam performa beberapa lagu favoritku, aku jadi tidak fokus. Inilah saatnya bagiku membawa pasangan/suami agar aku bisa bebas menikmati konser seperti Mbak Ayodd dan membiarkan orang lain yang mengambil fancam.

Di penampilan Keep Your Head Down-pun Yunho tidak alpa melakukan kebiasaannya mengucapkan sesuatu sebelum lagu dimulai. Usaha mereka berdua berbicara dalam Bahasa Indonesia juga patut diacungi jempol, terutama Yunho. Seperti biasa, leader DBSK ini sangat mampu memenuhi ekspektasi penggemar dan kelihatan sekali hasil usaha dia untuk mempelajari bahasa Indonesia. Di sela-sela "Sorijilleo!" Yunho menyematkan "Ayo Sama-Sama!".

Fans pun tak kalah semangat, apalagi ketika lagu kebangsaan DBSK Mirotic ditampilkan. Seisi venue sama-sama meneriakkan fanchant dengan lantang "Neon nareul wonhae, WONHAE!" "Neon naege paejyo, PAEJYO!" "Neon naege michyeo, MICHYEO!". Begitupun saat Changmin atau Yunho melakukan gerakan tarian solo, fans tak henti-hentinya berteriak "SHIM CHANGMIN SHIM CHANGMIN!" atau "JUNG YUNHO JUNG YUNHO JUNG YUNHO" termasuk aku. Bahkan ada juga fans yang berteriak sangat lantang sehingga hampir didengar semua orang di dalam venue "SHIM CHANGMIN!", teriakan itu berhasil membuat maknae grup ini tersipu malu.

To put it simply, penampilan DBSK dalam konser kemarin keren parah dan berhasil membuatku tidak bisa move on. DARI AWAL SAMPAI AKHIR! Selama 2,5 jam itu Mas-Mas ini tampil paripurna dengan tata panggung, visual, koreografi, hingga lighting yang kualitasnya tidak dikurangi sedikitpun. Padahal aku sempat mengira mereka akan sedikit longgar dan lemas ketika perform karena jumlah penonton yang tidak terlalu sesuai perkiraan. Nyatanya, panggung masih bergeser ke sana kemari, Yunho dan Changmin pun dengan bersemangat melakukan blocking dan menebar fan service selama konser. Sebuah usaha yang sangat sangat sangat patut diapresiasi. Kalau boleh membandingkan dengan konser-konser yang sudah aku datangi, aku puas hampir di segala aspek. Apalagi sound system yang digunakan dalam konser kemarin sangatlah jernih. Suara Changmin dan Yunho begitu jelas dan stabil seolah-olah mereka lipsync padahal mereka tidak lipsync sama sekali.

Meski banyak juga lagu yang tidak kuketahui, overall aku masih sangat menikmati konser Circle TVXQ! Surprisingly, aku sempat ikutan nyanyi lagu-lagu lama DBSK meski aku tahu cuma sebagian kecil dari setlist. Dari dua konser K-Pop lain, bahkan Music Bank dengan bintang tamu EXO sekalipun, after effect TVXQ! Circle ini masih top of the top. Aku hepi banget! 2,5 jam kurang! Aku jadi paham kenapa Mas Yunho bilang konser 3 jam aja nggak cukup.  Tulisan ini juga nggak cukup buatku untuk menjelaskan secara detail betapa memorable-nya penampilan DBSK. Mungkin cukup kurekam di otak dan hatiku saja. Yang penting aku sudah menyampaikan yang perlu aku sampaikan sehingga kalian juga harapannya jadi ikut senang ketika membaca postingan ini.

Mungkin setelah nonton konser DBSK, standar konser K-Pop yang akan kutonton akan jadi meningkat. Masih belum ada yang bisa mengalahkan totalitas, kemegahan, dan semua aspek worthy-bayar-mahal konser DBSK ini! Akhir kata, Agista Jung is finally meet Jung Yunho whom she got her last name from.

TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung
TVXQ! #with Circle in Jakarta - cr. agistajung


Comments

  1. dulu banget tahun 2010an kayaknya waktu belum kenal kpop, temenku ngasih lihat videonya tvxq yang masih berlima dan aku disuruh milih siapa yang paling ganteng, aku milih changmin hahaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)